Sejarah Berdiri

Lembaga pendidikan adalah tempat yang memiliki fungsi mendidik putra-putri bangsa secara terencana, dinamis, dan kreatif; yang dilaksanakan secara holistic serta profesional edukatif. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai tujuan dan cita-cita pendidikan nasional secara umum dan lembaga pendidikan tersebut secara khusus, serta anak didik secara optimal. Fungsi mendidik para siswa dilakukan dalam rangka mengembangkan, membina, dan meningkatkan potensi, kompetensi, dan bakat peserta didik.

Pengelolaan lembaga pendidikan sepatutnya dilakukan dalam/dengan kerangka-kerangka ilmiah, edukatif, dan relevan untuk mengembangkan dan meningkatkan peserta didik secara optimal, serta sekaligus menjadikan tolak ukur keberhasilan penyelengaraan fungsi dan lembaga pendidikan.

Sebagai seorang pendiri Bapak Dr. H. Edy Susanto,MH,MM,MA yang sangat peduli terhadap pendidikan telah lama memberikan sumbangsih pada Negara Republik Indonesia ini dengan mendirikan Sekolah Tinggi ilmu Hukum IBLAM program Sarjana dan Pasca Sarjana.

Kecintaan dan kepedulian terhadap masalah pendidikan tidak berhenti sampai disini, pada 10 Mei 2005, oleh notaris B. Wirastuti Puntaraksma,SH. bertempat di jalan Raden Sanim No 100, Tanah Baru Beji Depok mendirikan Yayasan Tunas Iblam yang bergerak pada bidang pendidikan, sampai saat ini Yayasan Tunas Iblam telah memiliki dua lembaga Taman Kanak–Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD)

Pendirian Yayasan Tunas Iblam ini  dilatar belakangi oleh  semakin pesatnya  perkembangan era globalisasi  yang meliputi perkembangan tekhnologi  informasi dan  budaya hidup yang tentunya  sangat berpengaruh pada perkembangan  dan pertumbuhan anak didik, selain itu badan penyelenggara  menaruh harapan bahwa  kelak anak-anak Indonesia  mampu bersaing di era global  internasional dan  menjadi pemimpin yang memilki  wawasan luas, berfifir kritis  dan berwasan luas seperti  yang di pesankan oleh Rasulullah SAW ’Didiklah anak-anakmu  dengan pendidikan yang baik , karena  kelak ia akan hidup  dijaman yang berbeda denganmu“.

TUNAS  IBLAM mengimplementasikan kurikulum  nasional, sebagaimana SD NASIONAL PLUS TUNAS IBLAM mengimplementasikan kurikulum  dengan memperhatikan peraturan pemerintah  yang mengatur standarisasi  kurikulum 2013 (K-13) dengan berbagai pengayaan pembelajaran tematik dan dengan melakukan beberapa pendekatan scientific antara lain: Active Learning, Moving Class, Cooperatif and Colaborative learning dengan dinamika kelompok  yang menunjang joyfull learning, shingga anak  menikmati pembelajaran  dalam full Day School.

Selain itu di Tunas Iblam juga di terapkan pembelajaran dengan sistem semi pesantren  dengan program Biiah Islamiyah yang meliputi : Adzikro, Mengaji pagi, Pendidikan Agama Islam/ Dirosah Islamiyah, Tahfiz Alqur’an dengan terget minimal 1 juz  dalam 1 tahun yang di integrasikan  kedalam proses pembelajaran  dikelas maupun di masjid.

PLAY GROUP DAN TAMAN KANAK-KANAK TUNAS IBLAM mengimplementasikan kurikulum nasional  yaitu kurikulum 2013. Selain dari itu Tunas Iblam juga melakukan  proses pembelajaran  Be One  Center And Circle Time (BCCT) dengan penekanan  pada metode  pembelajaran yang berpusat  pada anak  dan pembelajaran yang  menyenangkan ( Joyfull learning ).