Content Kurikulum SD

 

Kurikulum

1. Waktu belajar

Pembelajaran dilaksanakan dengan sistem full day school dari pukul 07.20 sampai dengan 14.45. Proses pembelajaran bukan hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas sesuai dengan materi yang dibahas dan diperbanyak pembelajaran langsung. Dalam proses pembelajaran, peserta didik diberi kesempatan untuk selalu berpartisipasi aktif, mengembangkan kreatifitasnya dan dilatih untuk dapat memecahkan masalah sendiri.

2. Desain Kelas

Nama kelas menggunakan nama –nama mantan presiden Indonesia, hal tersebut dimaksudkan agar para peserta didik tahu para pemimpin bangsa dan tentunya akan menginspirasikan mereka  menjadi pemimpin bangsa ataumenjadi orang yang berguna bagi bangsa.  Hal tersebut akan mengacu anak menjadi terus berprestasi dan berprestasi. Desain kelas sedemikian rupa sehingga peserta didik termotivasi untuk senantiasa belajar,berakhlaq mulia dan tidak jenuh tinggal di kelas. Disamping itu desain kelas dilakukan dengan maksud :

  1. Menfasilitasi proses pembelajaran sehingga peserta didik terlayani secara optimal, baik secara klasikal, kelompok maupun individual.
  2. Mempertajam pemahaman konsep dalam pembelajaran.

3. Learning Skill ( Kegiatan Peserta didik )

Untuk mendukung suksesnya pembelajaran, peserta didik dibekali dengan keterampilan belajar (learning skill) sehingga peserta didik tahu dan mampu cara belajar yang baik dan efektif. Learning Skill yang mesti dikuasai peserta didik adalah speed reading (membaca cepat), mencatat efektif, teknik mengingat dan learning style (gaya belajar) dengan pendekatan Quantum Learning.

Pelatihan keterampilan belajar dilaksanakan pada waktu orientasi/reorientasi dan pembiasannya dilaksanakan secara rutin dalam KBM.

4. Assessment

Seluruh data peserta didik baik behavioral, kognitif dan sikap, akan digunakan sebagai dasar untuk melakukan penilaian perkembangan belajar dan perilaku anak. Bentuk – bentuk assessment yang diterapkan sejauh mungkin menjangkau, ketiga aspek di atas. Periode penilaian rapor dengan pola semester. Penilaian diperoleh baik dari tes tulis, tugas, portofolio ataupun produk

Guru pendamping yang berlatar belakang pendidikan agama sangat berperan dalam membentuk kepribadian peserta didik,setiap aktivitas peserta didik did lam kelas selalu termonitor oleh guru pendamping pada khusunya dan guru mapel/guru kelas pada umunya, form  pengamatan yang mudah dan selalu terkomunikasikan dengan waka kepeserta didikan dan para orang tua mereka.

5. Progress report dan Rapor

Perkembangan dan hasil belajar berisi catatan hasil belajar peserta didik yang terdiri dari dua bentuk yaitu kuantitatif (angka) dan kualitatif (laporan deskriptif).

Orang tua akan diberi jadwal konsultasi dengan guru pendamping, guru kelas untuk menerima progress report tersebut dan membahas perkembangan peserta didik di sekolah maupun di rumah.  Satu pekan setelah anak masuk laporan tersebut wajib dikembalikan kesekolah.